CAGAK - Lembaran Budaya Padang Ekspres - Posisi_Rahim_Mempengaruhi_Kehamilan?
PADEK NETWORK : PADANGTV.ID POSMETROPADANG.CO.ID CAGAK.CO
Konsultasi

Posisi Rahim Mempengaruhi Kehamilan?

Penulis : Dr. Dovy Djanas, Sp.OG (K-FM)   

Assalamualaikum, dok. Saya Devi. Saya dapat email dokter dari internet. Kebetulan saya ingin melakukan program kehamilan juga. Program apa yang cocok bagi saya ya dok dengan rahim retrofleksi sebelumnya sudah 6,5 tahun menikah dan belum memiliki keturunan. Terima kasih, dok.

Waalaikumsalam, Bu Devi. Terima kasih atas pertanyaan Bu Devi. Saya doakan ibu supaya cepat mendapatkan keturunan. Sehubungan dengan program kehamilan yang ibu rencanakan (usia perkawinan saat ini 6,5 tahun) tentu ibu dan suami dianjurkan segera untuk melakukan pemeriksaan untuk dicari kira-kira penyebabnya, karena masa menunggu untuk terjadinya kehamilan secara normal telah terlewati (maksimal 2 tahun) di mana akan terjadinya kehamilan sudah terjadi 90%. 

Yang akan dievaluasi adalah kedua faktorya itu faktor suami dan istri. Untuk istri akan dinilai faktor alat kandungan yaitu: bentuk rahim, saluran telur dan indung telur atau faktor lain. Misalnya infeksi (keputihan). Yang paling sederhana adalah melihat siklus haid untuk melihat keadaan fungsi indung telur. Jika fungsi indung telur ibu baik bisa kita lihat dengan siklus haid yang teratur tiap bulan (siklus normal 21-35 hari). Ini menandakan fungsi indung telur dalam melepaskan telur yang matang tiap bulan terjadi. 

Selain siklus haid juga bisa dievaluasi apakah ada nyeri selama terjadinya haid/dismenore yang salah satunya berhubungan dengan penyakit endometriosis (kelenjar rahim yang bisa tumbuh di luar rongga rahim/otot rahim. Misalnya kista endometriosis dan adenomiosis. Jika hal ini semuanya tidak terjadi pada ibu kemungkinan fungsi indung telur ibu baik. Selanjutnya menilai rahim/uterus, untuk rahim akan dinilai besar dan ukuran maupun posisi rahim.

Untuk rahim normalnya sebesar telur ayam kampung dan bisa dilakukan secara baik dengan melakukan pemeriksaan ultrasonografi di mana kita dapat melakukan pemeriksaan untuk rahim maupun indung telur. Selain itu juga bisa kita melakukan pemeriksaan liang kemaluan dan mulut rahim untuk melihat kelainan (keputihan, polip pada mulut rahim).

Untuk posisi rahim yang ibu tanyakan tadi bahwa posisi rahim secara umum dapat saya jelaskan ada dua. Yaitu antefleksi dan retrofleksi. Antefleksi adalah jika posisi rahim (bagian atas rahim) mendekati posisi dari kandung kencing. 

Begitupun sebaliknya retrofleksi di mana bagian atas rahim/fundus menjauhi kandung kencing. Secara umum tidak ada bukti ilmiah bahwa posisi retrofleksi rahim akan mempersulit kehamilan, hanya saja pada posisi retrofleksi dianjurkan dalam memperhatikan posisi tertentu dalam berhubungan dalam mempermudah terjadinya kehamilan. 

Selanjutnya juga selain penilaian di atas dengan lama perkawinan yang telah ibu jalani, ibu juga harus melakukan pemeriksaan saluran telur untuk melihat fungsi saluran telur/tuba tersumbat atau tidak. Dan untuk suami dilakukan pemeriksaan analisa sperma apakah normal atau tidak.

Pengalaman kami di klinik morula 60-70% pasangan suami-istri yang berobat adalah dengan masalah sperma. Dan ini menjadi syarat utama pemeriksaan analisa sperma dalam pengelolaan program hamil bagi pasangan suami istri untuk mendapatkan keturunan (infertilitas dasar). 

Di satu sisi usia ibu menjadi pertimbangan dalam keberhasilan program hamil (jika usia ibu >35 tahun, angka keberhasilan kehamilan semakin berkurang) dan ini harus disadari oleh kedua pihak untuk bersama-sama melakukan pemeriksaan yang saya sebutkan di atas. Perlu ibu ketahui juga bisa saja antara ibu dan suami tidak ada masalah, semuanya normal dan ini dikategorikan dalam unexplained infertility (10%).

Mudah-mudahan dengan keterangan yang saya berikan semuanya menjadi jelas bagi ibu dan suami dan segeralah mencari faktor penyebabnya dan saya doakan ibu segera mendapatkan keturunan…Amin. (*)

 

Khasanah

Naskah-Naskah Tarekat Naqshabandiyah

Penulis : Pramono - Dosen Prodi Bahasa dan Sastra Minangkabau FIB Unand

Dua dari Dua Tulisan

Dalam Sofyan Hadi (2011 & 2014) dan Chairullah

Cagak Utama

Antara Idul Fitri dan Maaf Lahir Bathin

Penulis : Yona Primadesi

Berbagai ucapan dikirimkan dan dihaturkan bagi kerabat dan tetangga sekaitan Hari Raya Idul Fitri

Langkan

Duh, si Kecil Sulit Bangun Pagi

Penulis : Eka Rianto - Padang Ekspres

Kebanyakan anak-anak sulit untuk bangun pagi. Bagi anak yang belum sekolah tentu tak menjadi pers

Carito Niniek Reno

Sumbang Duduak

Penulis : Puti Reno Raudha Thaib - Ketua Umum Bundo Kanduang Sumbar

Niek Reno nampak di dapua mancaliek oncu Mayang jo oncu Suri sedang mangacau randang paru jo rand

Carito Minang Kini

Bakurban Urang, Bakurban Lo Awak

Penulis : Hakimah Rahmah S

“Nagari sabalah, kaba e, kurban di tiok surau jo masajik kok dijumlahan ado lapan ik

Yusril, Sutradara Teater Komunitas Hitam Putih

Penulis : Mencipta ruang Imajiner Lewat Tubuh dan Benda Minangkabau memiliki dua pamenan.
Remaja

Yang Melintas Dalam Kerinduan

Penulis : Violin Amara Syaherna

Terkadang, kita berjalan beriringan bagai seutas tali
Berpacu menyapu pedih
Aku ingin