CAGAK - Lembaran Budaya Padang Ekspres - Susah_Bangunkan_Anak_saat_Sahur
Langkan

Susah Bangunkan Anak saat Sahur

Penulis : Eka Rianto - Padang Ekspres   

Sering kali para orangtua mengeluh ketika membangunkan anak untuk sahur. Tak jarang, orangtua sedikit memaksa agar anaknya bisa bangun. Setelah bangun, anak tak langsung makan. Malah duduk termenung atau tak nafsu makan. 

Hal seperti ini menjadi persoalan bagi ibu. Namun, sejumlah orangtua memiliki cara tersendiri agar anaknya semangat untuk sahur dan makan yang cukup. Eva Livia lebih memilih menanyakan apa menu untuk sahur pada dua anaknya. Biasanya ini lebih efektif karena anaknya sendiri yang meminta menu tersebut.

Jika masih susah bangun, Eva akan mengingatkan kalau nanti tak kuat untuk berpuasa hingga berbuka. “Kalau sudah begini, anaknya akan langsung bagun,” katanya.

Anak pertamanya yang sudah kelas I SMP tak sulit lagi untuk bangun sahur. Namun anak keduanya yang masih kelas II SD sering sulit untuk bangun lebih awal. Terkadang, dia sedikit memaksa agar anaknya ini bangun.

Di sisi lain, Eva juga menyiapkan susu buat dua anaknya ini. Hal ini dilakukan agar dua anaknya ini kuat menahan lapar dan haus saat berpuasa. Tak itu saja, dia meminta agar anaknya ini mengurangi sedikit aktivitas bermain. Kalau sudah pukul 13.00, anak-anaknya ini diminta untuk istirahat, tak keluar dari rumah.

Silvia ibu tiga putra ini juga merasa sulit membangunkan anak-anaknya. Saat ini, dua anaknya yang mulai belajar berpuasa. Anak ketiganya masih balita jadi belum berpuasa. Dua anaknya ini satu kamar, jadi dia memiliki trik agar bisa anaknya segera bangun.

Dia sering menyemangati dua anaknya dengan mengatakan jangan mau kalah. Jika sudah begitu, dua anaknya akan bangun dan berebut untuk mengabil posisi untuk sahur dimeja makan. “Itu jurus kuncinya, kalau sudah dibilang itu, maka akan semangat,” katanya.

Psikolog anak, Fitri Yani menyebutkan banyak orang yang mengalami masalah bangun pagi saat waktu makan sahur tiba. Bahkan beberapa dari mereka memutuskan untuk lebih memilih tidur lagi ketimbang makan sahur. Padahal makan saat sahur sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh saat berpuasa seharian penuh.

Dia menyebutkan anak diajarkan jangan tidur larut malam. Sebagain besar anak malas bangun pagi karena waktu tidurnya yang terlalu malam. Kalau tidur terlalu larut malam maka tubuh merasa masih lelah meskipun waktunya bangun. Hal itulah yang membuat orang malas bangun pagi.

Oleh karena itu, orangtua harus mengatur jadwal tidur jangan sampai waktu tidur yang dibutuhkan setiap harinya kurang. Dengan tidur lebih awal, maka bisa bangun di pagi hari dengan keadaan bugar dan bersemangat.

Orangtua bisa mensiasati menyuruh anaknya memasang alarm. Jika anak masih mengalami kesulitan bangun tidur saat sahur tiba, orangtua bia menggunakan alat bantu seperti alarm. Atur waktu alarm saat waktu sahur tiba dan ketika alarm itu berbunyi anak harus langsung bangun jangan mematikan alarm dan tidur lagi.

Selain itu, minta anak untuk segeralah mencuci muka untuk menghilangkan rasa kantuk itu. Air yang segar dapat membantu menghilangkan rasa kantuk dan membuat anak segar kembali.

Anak-anak usia di bawah 9 tahun memang belum memiliki kewajiban untuk berpuasa ramadhan, namun demi membiasakan anak pada ibadah wajib tersebut.

Para orangtua berusaha memperkenalkan puasa sedini mungkin pada anak. Salah satu cara yang dilakukan adalah puasa setengah hari atau menurut kemampuan anak, yang terpenting mereka bisa mengerti makna puasa. 

Nah, salah satu problem yang kadang menghambat aktivitas ibadah puasa adalah malasnya anak untuk bangun sahur. Membiasakan anak bangun sahur di usia 5 – 12 tahun ini tidak hanya berguna untuk mencukupi gizi anak selama menjalankan ibadah puasa.

Namun lebih dari itu yakni mempererat hubungan orang tua dan anak, mengajarkan disiplin kepada anak, dan lain sebagainya. Orangtua mesti ajarkan pada anak tentang pentingnya makan sahur dan puasa bagi kesehatan tubuh. Ceritakan masa-masa kecil orangtua saat berpuasa dan makan sahur, karena biasanya anak akan sangat tertarik pada kisah-kisah orang yang ia sayangi.

Tapi sangat penting untuk membiasakan anak-anak bangun sahur selama puasa ramadhan, walaupun mereka hanya melaksanakan puasa setengah hari saja. Orangtua perlu juga jelaskan dengan bahasa ringan tentang pentingnya makan sahur.

Supaya anak lebih termotivasi lagi untuk bangun sahur tepat waktu, jelaskanlah bagaimana pentingnya makan sahur ketika puasa. Pakailah bahasa yang ringan dan kita juga bisa lebih kreatif lagi dengan membuat sketsa gambar yang disukai oleh anak. Untuk contoh, jelaskanlah bahwa makan sahur itu sama seperti bensin supaya tubuhnya tetap kuat sepanjang hari sampai waktu berbuka.

Agar anak mudah bangun sahur, anak jangan sampai terlambat untuk tidur. Makan sahur jelasakan memotong jam tidur anak, supaya dia tidak mengantuk keesokan harinya, anak harus mempunyai jam tidur yang lebih teratur. Bila perlu buatkanlah jadwal khusus selama bulan ramadhan ini.

Bangunkanlah anak tepat waktu dan juga jangan terlalu awal. Ketika anak dibangunkan dan masih harus menunggu makanannya matang, biasanya dia akan kembali tidur. Kecuali bila memang kita sudah membuatkan rencana sebelumnya untuk menyiapkan makan sahur bersama sang anak.

Selain itu, kreatiflah dalam membuat menu supaya anak tidak bosan. Buatlah menu praktis yang bervariasi agar anak bisa tetap semangat untuk makan sahur. Tapi tetap perhatikan juga soal gizi dan nutrisinya ya bu.

Anak-anak juga bisa diberi reward ataupun hadiah sederhana ketika ia bisa mengikuti sahur dengan baik. Jadikanlah bulan ramadhan ini sebagai momen yang menyenangkan bagi si anak. Pengalaman yang dia dapatkan saat kecil akan menjadi kenangan yang tidak terlupakan sampai nanti dia dewasa. (*)

 

Paco - Paco

Lajau, Pembunuh Kepala Nagari Tilatang ditangkap (1927)

Penulis : Suryadi Leiden University, Belanda

Beberapa hari jbl. di Sitjintjin, Soematera Barat, t. Ass. Demang Kota Tengah telah menangkap Lad

Cerpen

Rencana Kematian

Penulis : Zurnila Emhar Ch

Rat masih tak percaya bagaimana semua ini bisa terjadi. Tadi pagi Rudi masih sempat bercanda deng

Remaja

Terpendam

Penulis : Vina Aprillicia

Ada sesuatu tapi tertahan
Ada yang mengganjal
Yang terasa sangat sesak
Apa itu?

Muhammad Arif Pimpin Genta Andalas

Penulis : Musyawarah Besar (Mubes) Unit Kegiatan Pers Mahasiswa (UKPM) Genta Andalas usai dilakukan, Minggu (2
Laga-Laga

Baraja Adat Manjapuik Nan Tatingga

Penulis :

Sasudah minum kowa pagi Niek Reno duduak jo adiaknyo Tuanku Sutan basamo jo cucu-cucunyo di langk

Kampus

Bonus Demografi jadi Tantangan

Penulis : Eka Rianto - Padang Ekspres

Menjelang 100 tahun kemerdekaan Indonesia pada tahun 2020 mendatang, Indonesia akan mendapat bonu

The Ghost Parade

Penulis : Malam ini Ken mengajakku untuk berkunjung ke kota mati. Katanya hari ini istimewa sekali. Entah apa