CAGAK - Lembaran Budaya Padang Ekspres - Ria_Miranda:_Eksploitasi_Tekstil_Minang
PADEK NETWORK : PADANGTV.ID POSMETROPADANG.CO.ID CAGAK.CO
Anggun

Ria Miranda: Eksploitasi Tekstil Minang

Penulis : Eka Rianto - Padang Ekspres   

Barang tenun (tekstil) Minangkabau ternyata sejak dulu telah dikenal. Salah satu ciri khasnya adalah motif alam. Seperti tanaman, binatang, dan lainnya. Di zaman dulunya, karya tekstil Minang ini masih terbatas.

Selain motif, warna dan dasar kainnya masih terbatas. Hal inilah yang tengah dikembangkan desainer nasional asal Sumbar Ria Miranda. Keinginan ini ditampilkannya dalam karya-karya busana. Seperti November lalu, Ria berani menampilkan karyanya dengan memadukan songket khas Minang.

Untuk pilihan warna, dia mempertahankan warna yang soft. ”Songket pilihan saya dalam karya kali ini. Namun untuk warna saya pertahankan ciri khas saya dengan warna yang soft,” katanya. 

Diakui Ria, dia tak hanya tertarik pada songket saja. Tapi ada tenunan lainnya yang menjadi perhatiannya. Keinginannya ingin mengeksploitasi tenunan-tenunan yang ada di Minang. Tentunya diaplikasikan dalam rancangan busana. Pasalnya ini memiliki ciri khas sendiri. 

Dalam koleksinya kali ini, didominasi siluet lurus, simpel, seperti baju kurung yang dibuat modern. Dipadu dengan warna earth tone, seperti olive green, grey, dan lainnya. 

Secara keseluruhan, dalam rancangan ini, Ria ingin mengenalkan koleksi premium modest wear yang sengaja disiapkan untuk market internasional. Apalagi saat ini fashion telah banyak mengangkat potensi masing-masing daerah.

Ria sendiri juga telah memulai hal ini dan mendapatkan sambutan yang baik dari masyarakat. Dengan sedikit kreatifitas dalam merancang busana, kerajinan khas Minang tadi bisa menjadi bahan utama dalam fashion. 

”Saya ingin tampil dengan kekayaan tenunan Minang. Saya yakin ini akan mendapatkan tempat bagi fashion nasional,” katanya. (*)

Langkan

Ranji Limbago Adat Alam Minangkabau

Penulis : Puti Reno Raudha Thaib - Ketua Umum Bundo Kanduang Sumbar

Adat Diisi Limbago Dituang. Dalam Ranji Limbago Adat Alam Minangkabau, kita dapat melihat, mempel

Kampus

Memaknai Buku di Era Teknologi Digital

Penulis : Rizka Desri Yusfita - Mahasiswi Sastra Indonesia Unand

Penentuan 17 Mei sebagai Hari Buku Nasional merupakan ide Menteri Pendidikan dari Kabinet Gotong

Remaja

Lintasan Kita

Penulis :

Lintasan Kita
Oleh Heru Usman

Marilah terbang bersamaku,

Hiburan

Maudy Koesnaedi: Kembali ke Teater

Penulis : JPNN

Maudy Koesnaedi ternyata merindukan panggung teater. Menurutnya panggung teater merupakan tempat

Remaja

Di Sebuah Desa di Perbukitan Kecil di Sore Hari

Penulis : Ratih Sophia L.

Teriakan seorang perempuan meronta-ronta terdengar jelas. Ia memaki dengan gamblang. Jelas

Kampus

19 Budaya dari Negara Berbeda Ditampilkan

Penulis : Mis - Genta Andalas

Festival Budaya Universitas Andalas (Unand) disambut antusias mahasiswa. Dekorasi stan dari berba

Paco - Paco

Satwa Liar Rimba Sumatera Dikirim ke Kebun Binatang di Eropa dan Amerika (1925)

Penulis : Suryadi Leiden University, Belanda

“Dari Padang diwartakan kapal api Médan memoeat beberapa binatang boeas dari Soematr