Paco - Paco

Jurnalis Minangkabau dan Ranjau Pers Kolonial (1926)

Menoeroet peratoeran dalam beberapa tahoen jang achir ini orang-orang jang mendapat hoekoeman pendjara di Betawi lantaran perkara politiek atau persdelict, kalau hoekoeman itoe lebih dari 3 boelan dan orang-orang itoe ada dari loear Betawi, ditempatkan dipendjara Tjipinang. Meréka itoe beroléh tempat sendiri ja‘ni ta’ ditjampoerkan dengan orang-orang hoekoeman lain-lainnja.

Menoeroet keterangan dari [surat kabar] Sin Po banjaknja orang hoekoeman lantaran persdelict dan perkara politik itoe ada 50 orang, jaïtoe: 19 orang Djawa, 2 orang Soenda, 5 orang Tiong Hoa, 21 orang Soematera Barat, 1 orang Soematera Timoer, 1 orang Batak, 2 orang Atjéh, dan 2 orang Menado. Dalam boelan itoe ada 3 orang jang telah habis hoekoemannja dan ada 2 orang poela jang datang.

***

Laporan majalah Pandji Poestaka, No. 64, Tahoen IV, 13 Augustus1926, hlm. 1527 [Kroniek]  tentang peraturan untuk narapidana politik atau pelanggar ranjau pers yang berasal dari luar Batavia yang ditempatkan di penjara Cipinang, Batavia. Yang menarik dalam laporan ini adalah: jumlah paling banyak dari tahanan dalam kategori wartawan yang terkena persdelict atau perkara politik ini berasal dari Sumatera Barat, yaitu 21 orang.

Itu berarti bahwa para jurnalis Minangkabau pada zaman kolonial sangat vokal dan kritis terhadap Pemerintah Kolinial Hindia Belanda. Semoga catatan ini bermanfaat bagi para penyuka sejarah. (*)

Langkan

Yang Dipertuan Gadih Pagaruyuang (6/Habis)

Dalam catatan Raffles sewaktu berkunjung ke pedalaman Minangkabau, dia menjumpai seorang raja per

Kampus

Jaringan Rohis MIPA Nasional Musykerwil I di Kota Padang

Unand terpilih menjadi tuan rumah dalam acara Musyawarah Kerja Wilayah (Musykerwil) I yang diadak

Konsultasi

Beda Perpanjangan dan Perbaharui PKWT

Bapak/Ibu pengasuh rubrik konsultasi hukum yang saya hormati. Saya Putri. Saya ingin bertanya

Hiburan

Gisella: Repot Tolak Tawaran untuk Gempi

Gempita Nora Marten, buah hati pasangan Gisella Anastasia dan Gading Marten, kini sudah

Hiburan

Malam Penobatan Puteri Indonesia 2017

Bunga Jelitha Gantikan Kezia

Wakil DKI Jakarta 5 Bunga Jelitha terp

Ih, Kepo!

“Berbicara dengan orang kepo memang bikin bete.” Dengan wajah cemberut dan bibir yang dimonyongkan,
Cagak Utama

Ketidakberpihakan Kamera Dalam Film Turah

Kamera di dalam film ibarat sebuah pena. Sedangkan sutradara adalah penulisnya. Menulis di dalam