CAGAK - Lembaran Budaya Padang Ekspres - Pemasangan_Perdana_Kabel_Lori_PT_Semen_Padang_(1910)
Paco - Paco

Pemasangan Perdana Kabel Lori PT Semen Padang (1910)

“Transport-kabels. Aan de te Amsterdam gevestigde naamloze vennotschap Nederlandsch Indische Portland Cement Maatschappij is vergunning verleend voor den aanleg en de exploitative, gedurende vijftig jaren, van een tweetal transportkabels in de afdeeling Padang en Ommelanden de residentie Padangsche Benedenlanden van het Gouvernement Sumatra’s Westkust, loopende de een kabel van hare fabriek Indaroeng naar het naburige kalksteengebergte en de andere van die fabriek over Banda Boeat naar Boekit Poeteoes.”

***

Laporan surat kabar Het nieuws van den dag voor Nederlandsch-Indië (Batavia) edisi 10 Desember 1910 tentang pemasangan fasilitas kabel untuk lori yang akan digunakan untuk membawa bahan baku semen ke pabrik Nederlandsch Indische Portland Cement Maatschappij (sekarang: PT Semen Padang). Bahan baku diambil dari bukit kapur (kalksteengebergte, yang lebih dikenal dengan mama Bukit Karang Putih) di Bukit Putus untuk kemudian dibawa ke lokasi pabrik di Bandar Buat. Disebutkan pula dalam berita di atas bahwa kontrak antara pemilik pabrik ini, yaitu Nederlandsch Indische Portland Cement Maatschappij yang berbasis di Amsterdam dengan otoritas Hindia Belanda di Padang dan masyarakat setempat, telah ditandatangani yang berjangka selama 50 tahun. 

Berita ini menginformasikan kepada kita tarikh pembuatan lori PT. Semen Padang  yang diabadikan dalam sebait pantun Minang: “Sajak pabirik di Indaruang / Lori bajalan di ateh kawek / Sajak maningga mandeh kanduang / Nasi dimintak supah [nan] dapek.”  (*)

Langkan

Pola Pakaian Laki-laki Sehari-hari

Bila disimak dari foto atau gambar yang ada, dan dari tuturan orang-orang tua serta dari koleksi

Paco - Paco

Si Minang Kritis: Yang didigulkan dan yang Kembali (1926, 1932)

Si Saidi atau Sidi gelar Pandéka Sati dan si Garak gelar Malim Pandjang jang diasingkan ke

Konsultasi

Putusan Ultra Petita Dalam Perkara Perdata

Pengasuh Rubrik Konsultasi Hukum yang saya hormati, saya saat ini sedang ada perkara perdata

Ceria

Sinar Cahaya

Menyapa fajar pagi hari di Bumi Bagonjong ini sudah biasa dia lakukan setiap paginya. Lain h

Remaja

Fatamorgana di Ujung Jalan

 

Di ujung jalan sana
Sebuah bayangan tertangkap netra
Dia yang kupuja d

Balada Seorang Petani

Bak sorang pejuang tangguh Dedikasinya tetap terasa hingga kini Kesederhanaan yang memberi jawaban
Paco - Paco

PRRI: Pembunuhan Massal di Situjuah dan Suliki (1958)

“Djakarta beschuldigt de opstandelingen van wandaden Het ministerie van voorlichting in Dja