Paco - Paco

Hukum Bui terhadap Dua Orang Minangkabau (1927)

”Permohonan gratie Hadji Abdoel Manan, jang pada tanggal 10 Nov. 1926 telah dipoetoes oléh Landraad di Fort van der Capellen mendapat hoekoeman mati, karena terda’wa memboenoeh orang[,] ta’dikaboelkan.

Kabarnja hadji itoe telah kedoe kalinja memboenoeh orang, dan baharoe sadja habis mendjalani hoekoeman jang dahoeloe laloe berboeat djahat poela. (Bat. Nbld.).” (a)

Moersid, seorang hoekoeman di Sawahloento jang dahoeloe oléh Landraad  Mr. Cornelis dikenakan hoekoeman pendjara 12 tahoen, karena terda’wa dalam perkara pemboenoehan, mendapat gratie dari S.P.T.B.G. Djenderal, jaïtoe sesoedahnja mendjalankan hoekoemannja 5 tahoen lamanja, karena ternjata ia ta’ bersalah. (J. B.).” (b)

***

Laporan majalah Pandji Poestaka, No. 40, Tahoen V, 20 Mei 1927: 672 [Kroniek]) merujuk Bataviaasch Nieuwsblad (a) dan Pandji Poestaka, No. 40, Tahoen V, 20 Mei 1927: 673 [Kroniek]) (b) merujuk Java Bode tentang hukuman terhadap dua orang Minangkabau: Haji Abdul Manan dan Mursid (menurut ejaan sekarang).  Haji Abdul Manan (yang tampaknya berasal dari Luhak Tanah Datar/Batusangkar) dihukum mati karena sudah dua kali membunuh orang.

Sedangkan Mursid mendapat grasi oleh Pemerintah. Sebagai catatan tambahan, pada tahun 1927 yang menjadi Gubernur Jenderal Hindia Belanda adalah Andries Cornelis Dirk de Graeff (menjabat 1926-1931).

Dua laporan ini menginformasikan kepada kita sistem peradilan/pengadilan di Hindia Belanda pada masa lampau. Walau dari satu sisi kolonialisme Belanda di Indonesia menghadirkan hal-hal yang bersifat negatif, di mungkin ada aspek-aspek positif yang diterapkan dan dapat kita tiru untuk kehidupan kini, antara lain penerapan hukum yang relatif ‘objektif’. Orang pribumi dan orang putih yang bersalah akan dihukum dan hukuman yang diberikan akan ditimbang menurut keselahan yang diperbuat oleh si terdakwa. (*)

Cagak Utama

Sunyi-senyap Puisi Indonesia

Awalnya status di Facebook—sebuah keluhan senyap. Bahwa jaringan toko buku X—k

Khasanah

Jejak Kolonialisme di Kecamatan Sungai Puar

Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat merupakan salah satu daerah di Indonesia yang memiliki se

Hiburan

Luna Maya: Ayu yang Ini, Bukan Itu

Luna Maya, 33, punya penga laman pahit dalam berbisnis. Kolaborasi dengan Ayu Ting Ting untuk clo

Remaja

Jalan Buntu

Tersenyumlah barang seulas
sebab dalam kemurunganmu
kutemu semacam jalan buntu

Puisi

Paket Wisata Berburu

Paket Wisata Berburu

Jika aku punya waktu senggang dalam kesibukanku

Iko Uwais: Pangling Lihat Anak

Aktor dan pesilat Iko Uwais, 33, sering jauh dari keluarga. Kepadatan jadwal kerja yang menjadi alas
Cerpen

Kunang-kunang pun Bermigrasi ke Ibukota

Barangkali kunang-kunang melakukan perjalanan bersama-sama menuju kota metro politan. Aku membaya