Remaja

Visca Dwi Febriati: Belajar Agama demi Bentengi Diri

Gadis bertubuh chubby itu baru saja menyelesaikan giliran untuk mengikuti lomba MTQ di Masjid Al Qadar Siteba, wajahnya sumbringah karena tidak perlu lagi gugup menunggu giliran.

Visca Dwi Febriati, atau akrab disapa Visca, gadis yang baru saja menamatkan pendidikannya di MAN 2 Padang ini senang mengikuti kegiatan perlombaan dalam bidang keagamaan seperti MTQ.

Perlombaan seperti itu sudah ia cicipi sejak kelas 4 SD dan berhasil dinobatkan sebagai pemenang untuk tingkat Kelurahan Suraugadang. ”Ingin mencari pengalaman. Alhamdulillah langsung menang,” tuturnya sambil tersenyum.

Tak mau mencoba hingga saat itu saja, Visca kembali rajin mengikuti perlombaan MTQ tidak hanya sekelurahan saja, namun hingga se-Kota Padang. Anak kedua dari tiga bersaudara ini mengaku, peran orang tua penting bagi prestasinya. ”Orangtua selalu mendukung, apalagi kegiatan ini berhubungan dengan agama,” ujarnya.

Tak hanya dalam bidang keagamaan, gadis yang dulu berada di Jurusan IPA ini juga aktif berkegiatan di sekolah. Ia menjadi salah satu koordinator MPK di MAN 2 Padang.

Gadis yang hobi bernyanyi ini mengatakan, tekun dalam bidang keagamaan membuatnya bisa terhindar dari pergaulan anak muda negatif. Selain itu, membentengi diri sendiri.

Gadis 17 tahun ini mengaku sudah menghafal 2 juz Al Quran dan ingin menjadi penghafal Al Quran. ”Saya punya target dalam menghafal, hanya bulan Ramadhan ini target saya minimal satu kali khatam Al Quran,” ujarnya.

Untuk urusan pendidikan, Visca tak mau ketinggalan. Dengan banyaknya kegiatan, ia masih bisa mendapatkan peringkat 10 besar. Gadis ini pun diterima di tiga universitas favorit di Kota Padang sekaligus.

Visca berhasil lulus di Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang jurusan Ekonomi Syariah, Jurusan Keperawatan Unand dan Politeknik Kesehatan Kemenkes Padang jurusan D-3 Keperawatan. ”Ambil Keperawatan Unand. Saya ingin jadi dosen,” katanya. (*)

Remaja

Aceh Berduka

Di bawah langit yang sendu ini
Di bawah payung hitam ini
Aku mencoba untuk melangkah

Cagak Utama

Film dan Kebudayaan Sumatra Barat

Media film, merupakan suatu cabang kesenian yang paling kompleks. Berbagai unsur kesenian seperti

Tidak ada “tadi”, tidak ada “nanti”, tapi perjalanan hidup terus merupakan perulangan. Waktu hanyala
Remaja

Misteri dalam Diam

Misteri dalam Diam

Hanya bila kata terucap
Aku hilang
Bila n

Langkan

Tontonan Pengaruhi Proses Belajar Komunikasi Anak

Kecanduan pada tontonan atau bermain game tidak hanya memperlebar jarak emosional antara anak&nbs

Remaja

Pesan Burung

Kecil hitam bernyali ciut
Tak jauh beda dengan kumbang kelapa
Setelah menggigit

Carito Niniek Reno

Manantuan Budi Nan Baik Jo Nan Buruak

Mak Katik nan disuruah dek Niek Reno mancari bijo Kundi jo Sago tu baru tibo. Kini nyo duduak di